RSS Feed

Category Archives: Uncategorized

Cerita Mudik

Kalau Lebaran tiba, saya suka geli sendiri liat orang2 pada mudik. Umpel2an di buslah, keretalah, bahkan di airport pun rameee pisan. Saat itu saya sangat amat bersyukur karena menikmat Lebaran tanpa harus pusing beli2 tiket, urus duit, sampe cek website maskapai penerbangan biar dapet murah :D .

Tidak pernah terbayangkan oleh saya tentang ‘mudik’ dalam hidup saya. satu tahun yang lalu, saya masih berpikir bahwa saya tidak akan pernah merasakan yang namanya mudik. Ternyata…. saya merasakan mudik beneran. Cerita mudik saya bisa dibilang seru (menurut saya tapi ya). cerita berawal dari keinginan mudik saya ke Jakarta (saat itu saya tinggal di Balikpapan). Juni 2011 saya sudah repot cek tarif lebaran. Sangat menggiurkan sekali. Saya sudah mengecek harga tiket pesawat di bulan Juni, dengan rute Palembang-Jakarta PP total 500rb. Menggiurkan banget kan? saya lalu segera melakukan pembayaran via online. tapi, wkwkwkwk…saya baru inget, status saya masih OJT alias on job training. Kalo saya kabur masalah ginian, saya bakal kena hukuman. Jadilah saya batal beli tiket, huuuu
Juli 2011, saya sudah di Palembang. dengan keinginan pulang yang sangaaaaaaaaaaat kuat, saya pesan tiket ke Jakarta. Untuk balik ke Palembang di pending dulu, cari tiket termuraaaah. Alhamdulillah saya menjadi penumpang maskapai penerbangan terbaik di Indonesia (nari balet, saking senengnya).
Pada minggu ketiga Juli 2011, diam2 saya cek kembali tiket Jakarta-Palembang, daaaann yaayyy akhirnya dapat. Saya langsung ambil token di tas untuk melakukan transaksi online. Tapi…jreng…jreng…keinginan saya pulang ketahuan :( . Mau gak mau saya izin untuk itu, dan diizinkan :) ) . Saya pun melanjutkan transaksi. entah saking semangatnya atau apalah, transaksi statusnya failed :( . Padahal harga tiket sesuai budget. Saya lalu bersikeras untuk dapat kembali tiket itu entah bagaimana caranya. Keesokan harinya saya mengirimkan email pada maskapai penerbangan tersebut, dan hasilnya no respond, huhuhu…saya lalu menghubungi contact center maskapai, jawabannya sangat tidak memuaskan. sialnya, pulsa saya habis hampir 10rb krn pembicaraan yg tak membuahkan hasil dengan si CS yg cuma 3 menit (nangis darah:((( ).

Pada minggu kedua Agustus 2011, saya pasrah. Mungkin tiket itu bukan milik saya. saya pun beralih ke maskapai lain. Ternyata, harga yang ditawarkan sesuai budget, walalupun lebih mahal daripada maskapai dengan status failed tadi. Tapi, demi pulang, saya tetap pesan tiket itu. Sambil memesan tiket, saya pun iseng kembali mengirim email ke maskapain terbaik tadi untuk memroses transaksi saya yang gagal beberapa minggu lalu, tapi tetap tidak ada respond, hfffff…Lima menit kemudian, transaksi saya dengan si maskapai alternatif berhasil, akhirnya saya dapat tiket Palembang-Jakarta PP, senangnya…..

Satu minggu setelah itu, saya mendapat email konfirmasi dari maskapai terbaik tadi, ternyata transaksi saya yang failed itu akan diproses. Senangnya setengah matiiii…!! saya pun langsung menghubungi maskapai alternatif untuk membatalkan penerbangan, semoga saja uang yang sudah terbayar tidak banyak yang terpotong. Hasilnya, saya diminta untuk ke sales representative maskapai alternatif hari itu juga untuk proses pembatalan tiket. Yang membuat saya bersyukur adalah uang akan dikembalikan hanya dikurangi biaya administrasi 100rb. dan urusan pun selesai. Saya pun lalu melakukan transaksi dengan maskapai terbaik tadi, dan berhasil. Akhir kata saya bisa pulaaaanggg…!!!

Dari sini, pelajaran yang saya ambil adalah untuk bertemu dengan orang tua itu adalah sesuatu yang berharga. Kini saya bisa merasakan apa yang dirasakan teman saya yg berasal dari luar Jakarta. Yah, mudah2an penempatan kerja saya pada akhirnya tidak jauh dari keluarga.Semoga…

Everybody changes

23 November 2010, hidup saya kian berjalan bagai bola yang terus menggelinding tanpa tahu arah. Pada tanggal itu, saya menerima pengumuman bahwa saya menjadi salah satu peserta program Bimbingan Program Sarjana (BPS) di salah satu BUMN yang katanya terfavorit bagi pekerja di Indonesia. Satu kata yang saya ucapkan saat menerima kabar bahwa saya diterima–> Alhamdulillah…

BPS berlangsung selama 1 tahun. Selama satu tahun itu pula saya diberikan kesempatan tinggal di Pulau Borneo tepatnya Balipapan, dilanjutkan dengan Kota Palembang tepatnya di Plaju. Masing-masing selama 3 bulan. Ini adalah pengalaman luar biasa bagi saya. Jujur, gara2 ini saya akhirnya merasakan naik pesawat terbang, hahahah. Sederhana, tapi berarti buat saya. Saat itu pula hidup saya berubah begitu cepat.Terutama dalam memahami orang lain. Dari job training ini saya belajar banyak bagaimana memahami karakter orang dari berbagai budaya. Saya juga belajar perilaku masyarakat setempat dimana saya tinggal. Jika saya cerita, mungkin blog ini akan habis berisikan curhat2an saya selama tinggal di luar pulau Jawa :) .

Intinya siy, setiap orang itu pasti berubah, ga ada siy tuntutan bahwa kita harus berubah, yang pasti karena perubahan itulah kita menjadi pribadi yang utuh (bingung yah :D ).. Well, there’s a will, there’s a way

like flying in the sky

In the previous posting, i swear that i would tell more about Borneo. Don’t worry, i’ll tell about it in the next, but not now :D . I want to share my tweet in Plaju, Palembang. Since the mid of June, i came to Plaju, Palembang. Plaju is the name of “Kecamatan” in Palembang. i work for PT. Pertamina (Persero) RU III, Plaju, that’s why i’m here. Here are some of my tweets about Plaju n my experience:

# Ga prnh sdikitpun t’bayang hrs keluar kandang.Nomaden bagai si Bolang,& b’ada diantar orang2 yg hebat dibidangnya :) 10:17 PM Jul 11th

# Pnanda waktu dr Kilang bunyi lg.Tinggal d tmpat yg cm be2rp langkah dr kilang minyak itu serasa pelaut,yg hrs siap siaga ktika kapal b’bunyi 10:13 PM Jul 11th

# Spanjang mnjd si Bolang,virus ‘Car Free Day’melang2 dgn sukses dibe2rp kota,ya Balikpapan,Palembang ada CFD loh ;) 6:21 AM Jul 10th

I couldn’t imagine everylittle thing that happened to me. Going around Indonesia (Balikpapan and Palembang) with free of charge then training there is my new experience. I feel like flying in the sky. Thank God for this super miracle :)

Aim for the sky and you'll reach the ceiling. Aim for the ceiling and you'll stay on the floor -Bill Shankly- .

The unique place in Borneo (part I)

It’s almost 2 months living in Balikpapan. If u want to know what i feel, i’ll answer FLAT. Basically, this city is sooooo beautiful (I’ve never been living near the beach before :) ), but i’m empty because i always feel lonely here. Nobody beside me.Nobody laugh with me, and i dont understand the joke that they usually say.

Oh no..no…this blog isn’t my heart’s singing. I just share the happiness that i get in Balikpapan. I’ve listed

1. When i was in Jakarta, i usually call angkot for Public Transportation. But, in here angkot doesn’t exist. How come? heheheh… Balikpapan people usually call Taksi for their public transportation. Because u can go what u want to go with taksi just 3oooIDR :D . So, does Balikpapan have the real taxi? The answer is Yes. But, there’s no argo.

2. Kepiting Kenari. I went to Kepiting Kenari at the begin of April with my friends, and the taste was yuummmmmyyyyy…nice lobster with valuable price. recommended.

3. Superblock or e-walk. The biggest mall in Balikpapan. Finally i’ve got a mall :D .Unfortunately, you can’t find anything special in Balikpapan there. I felt like i were in Jakarta. because the mall is like mall in Jakarta commonly.

4.Taman puspodoyo. get it when Saturday Night. You could get nice ambiance here. Taman puspodoyo is like Taman Menteng.

5.Pasar Rapak or Rapak plasa. First time i went there i just wanted to get Ramayana’s discount. But, i walked around the market, n i found traditional market. Yaayyy i like traditional market :D .

6.Pondok Kelapo. Nice seafood restaurant. recommended.

7. Kemala beach n resto. This seafood restaurant is my first place in Balikpapan. I went there with my friends. This is soooo recommended. You could lunch, dinner, on the beach. It’s very amazing me. I was dinner like i was in Ancol :D

8. Lapangan Merdeka. This court is like ‘alun-alun’ in Java. Every morning and evening, this court always crowd with people who jogging

9. Pantai Melawai. Hey, you can see sunset here. The Location of Pantai Melawai is the opposite of Lapangan Merdeka. In here, you could fine “jajanan pasar”.

10. Pasar Kebun sayur. Please give your lovely with nice souvenir from Borneo here. Kebun sayur sell jewelery, bracelet, earrings, sarong, borneo traditional dress, etc with affordable price.

Ok, i’ll tell you another unique place in Balikpapan. if i have much time, i”ll attached the photos :)

rekor penyakit

errrrgggghhh….baru aja saya seneng krn dikit lagi tulang panggul yang retak akan sembuh. tiba-tiba penyakit datang lagi. bukan dari tulang, tapi dari mata. mata saya merah-merah. kata dokternya, hal ini terjadi karena kontak lensa yang biasa saya pakai. mnurut bu dokter, kontak lensa saya sobek, sehingga melukai permukaan mata saya. kalau dilihat dari mikroskop (bener gak siy liat dari mikroskop??pokoknya alatnya si dokter bisa melihat kondisi mata kita secara akurat) di sekeliling bola mata saya terdapat putih-putih. putih-putih itu merupakan indikasi mata yang sudah terinfeksi. alhasil, selama 3 hari penuh mata kiri saya ditutup. penampilan saya jd bak bajak laut :) . jika dihitung-hitung, dalam setahun belakang, saya sudah mengalami lima kali kecelakaan dan menimbulkan penyakit, ckckckckck…

Amazing Using Internet

Internet. Satu kata tapi membuat heboh dunia. Kini internet sudah merajai penjuru. Semuanya serba online. Tak terkecuali di pedalaman sekali pun. Bahkan, sudah ada lagu khusus yang dirancang bagi orang yang freak online. Hal ini menandai betapa pesatnya pertumbuhan internet di seluruh pelosok. Kita tidak perlu lagi repot-repot ke kantor pos sekedar mengantarkan surat menanyai kabar seseorang.

Sebegitu hebohnya internet dalam kehidupan kita, sempat membuat saya berpikir. Internet itu bentuknya kaya apa sih? Kalau media konvensional seperti majalah, surat kabar, radio, maupun televisi sudah jelas bentuknya. Tapi internet? Bentuknya bulat, kotak, elips, persegi? Itu pikiran saya sepuluh (10) tahun yang lalu. Pernah suatu ketika ada yang memberitahu saya internet itu seperti apa? Menurut info yang saya dapati, internet itu adalah jaringan (itu juga kata teman saya—saat itu masih SMP). Sayangnya, saat itu saya sulit sekali menjelajah seperti apa internet, dan apa kegunaannya.

Tahun 2000, ketika saya lulus SMP (Sekolah Menengah Pertama) saya mulai mencoba ‘mendekatkan diri’ dengan internet. Perkenalan saya menggunakan internet adalah dengan memiliki ID yahoo. Saat itu saya tidak mengerti benar, buat apa alamat email saya buat. Yang penting, saya keren punya alamat email. Sekedar informasi, alamat email pertama yang saya punya bukan saya yang buat, tapi teman saya. Saya pun tidak tahu kata kunci dari email tersebut. Siapa saja yang kirim email ke ID saya pun tidak tahu. Menurut info dari teman saya yang membuat alamat email, jika kita tidak membuka email dalam waktu kurang lebih 6 bulan atau lebih, ID kita akan mati. Tanggapan saya?? Santai aja…

Empat tahun kemudian, saya tinggal di Bandung untuk kuliah. Saat itu, sudah ‘boom’ dengan friendster. Perkenalan saya dengan friendster diawali dengan sebuah koran yang membahas mengenai friendster di salah satu artikelnya. Menurut artikel itu, beberapa artis seperti Leony menggunakan friendster untuk networking. Bahkan friend yang ada di list Leony sudah mencapai 500 orang lebih. Berhubung saya akan meninggalkan teman-teman saya di Jakarta dalam kurun waktu kuliah, friendster mulai membuka mata saya betapa pentingnya keep in touch via friendster. Mulailah saya pergi ke Warung Internet (warnet) di Bandung dekat kost saya. Sesampainya disana, saya mulai buka situs friendster. Apa yang terjadi? Saya malah mengajak penjaga warnet ke bilik tempat saya nge-net untuk membuat account friendster. Maklum, gaptek (gagap teknologi) abis!! Sedikit-sedikit, “…mas ini gimana..kalo ada kata ini , gw harus pencet mana? Trus abis itu ngapain lagi niy?? Bla..bla..bla” sampai petugas internetnya mungkin kesal setengah mati.

Hal yang menggelikan adalah ternyata sebelum kita punya account friendster, hal utama yang kita lakukan adalah punya alamat email. Kemudian dengan lugunya, saya menghubungi teman saya yang membuat alamat email saya empat tahun yang lalu, sekedar mau daftar jadi member friendster. Kata teman saya setelah dihubungi, “ ya..alamat email lo yang gw buat waktu itu mah udah koid.” Whakwaawww.. dengan percaya diri yang tinggi saya terlanjur bilang ke penjaga warnet bahwa saya sudah punya alamat email (biar ga dibilang gaptek, hihihihi..). Dengan muka setengah merah, saya bilang ke penjaga warnet, “mas, kayanya alamat email saya udah ga valid deh”. Trus dia bilang, ”ya udah teh.. bikin lagi aja yang baru.” “Nah itu dia, saya gak’ bisa buat alamat email”, bales saya. “..…O_O……”, bales si penjaga warnet.

Beberapa menit kemudian ID saya jadi. Waktu itu saya bingung apa nick name ID saya. Teringat saat SMU (Sekolah Menengah Umum) saya punya kelompok main bernama Funhoz10, jadilah ID saya: meidyfun@yahoo.com . Meidy, diambil dari panggilan saya sehari-hari, kemudian kata “fun” mengikuti dari funhoz10. Saya pilih di Yahoo! Karena menurut penjaga warnet yang menyetting ID saya, dengan memiliki ID di yahoo,otomatis kita punya ID di yahoo messenger. Jujur aja, saat itu saya Cuma tahu chatting melalui CIRM, jadi petugas warnet bicarain Yahoo Messenger, saya pura-pura ngerti tuh  . Tidak terasa, meidyfun@yahoo.com selalu saya gunakan mulai dari register untuk keperluan kuliah hingga mengisi form email lowongan kerja. Hingga kini, sudah hampir 5 tahun saya pakai ID tersebut. Saya pun baru menyadari, ternyata saya baru memahami, menyentuh, dan menggunakan internet pada tahun 2004 ketika membuat friendster itu tadi.

Seiring dengan perkembangan teknologi internet, saya tidak lagi menggunakan fasilitas internet sekedar cek friendster . Kini, saya berusaha untuk memaksimalkan penggunaan internet dengan terus mencari informasi, networking, browsing, chatting,facebook, blogging, dll. Sayang, banyak daerah pelosok di negeri ini yang belum tersentuh internet, dan saya pun menyadari keberuntungan tinggal di kota besar ini karena mudahnya akses internet (walaupun kadang koneksinya putus nyambung). Hingga kini, sebenarnya saya masih terheran-heran bagaimana cara kerja internet. Kok bisa ya, para ilmuwan menciptakan teknologi yang sedemikian dahsyat seperti itu?

my best friend wedding…

have u ever feel lonely if nobody else could beside u or help you?? or have u ever miss someone who always make your life wonderful? now, i feel it. i have a best friend. her name is ajeng. i know her when i was at Senior High School. when I joined Paskibraka (the one of extrakurikuler in my school) i saw her. she could stole my attention. because of her unique characteristic, she was knew by other people in my school. first time i saw her, i was so hate her. the story begin when broke came up. i wanted to buy chicken porridge. without my permission, she stolen my porridge. i was so surprise. how come she could like that??? it’s a story almost 10 years ago.
in 2004, i was be a college student at Padjadjaran University. because of the located so far, i had to look for a room. and Ajeng always be my special partner.
almost 10 years i know her, it means she is so precious in my life. i can’t imagine that yesterday she celebrated her wedding party. After she celebrated her wedding, she’ll move to Solo, Central Java so long time. it make me happy and sad also. happy, finally she found her soul mate. sad, because i can’t see her anytime i want.

For Ajeng: happy wedding for you. Hope you always happy in every single time…thanks for giving me a wonderful friendshipajeng and her family

Jakarta, lalu lintas-mu kini..

tadi malam saya sudah merencanakan untuk esok. saya harus bangun pagi. harus berangkat jam 7 supaya tiba di kantor tepat pada waktunya. hari ini rencananya saya mau menghadiri seminar tentang kisah sukses para blogger. berarti saya tidak boleh telat. karena kami berangkat jam 9. sayangnya, angkot yang saya tumpangi seakan tidak mengerti apa yang saya inginkan. Tau kan bahasa ngetem. huh..sering banget angkot ga d pinggiran jakarta and jakarta selalu ngetem nyari penumpang. pdhal saya sudah menyindir supirnya untuk terus jalan dengan terus2an liat jam tangan. alhasil, saya telat lagi sampai kantor. berarti usaha saya sampai di kantor lebih awal dari biasanya gagal total. ini nih, yg membuat saya cepet tua. hampir setiap hari saya mengalami macet, angkot yg ngetem, de el el. saya maupun warga Jakarta lainnya pasti sering mengalami hal ini. ga heran, orang Jakarta tu cepet marah, lah dikit2 emosi..
apa kabar dengan busway, monorail, de el el yang katanya bisa menurunkan macet di Jakarta, ternyata Jakarta malah lebih parah..

ujian bukan hanya di bangku sekolah..

beberapa waktu yg lalu, saudaraku (siapa pun yg baik sama aku, pasti sudah aku anggap saudara..!!) mencurahkan isi hatinya. di usianya yang sudah hampir kepala 3, ia mengeluhkan keadaannya mengenai jodoh yg tak kunjung datang. saat ia bercerita, aku berusaha memposisikan aku seperti dirinya. saat itu, yg hanya aku lakukan hanya bisa memberikan saran untuk sabar dalam menunggu jodoh. kemudian dia bercerita lagi betapa sulitnya dia mencari pekerjaan. pdhal, sepuluh tahun yang lalu, dia itu panutan buatku. baik dalam beribadah, memandang hidup, belajar di sekolah, etc. dia juga sungguh dewasa dalam menjalani hidup. terbukti, setiap aku ada masalah, dia selalu berusaha memberikan solusi yang tepat. hingga mengajakku untuk berpikir dewasa pula. namun, itu beberapa tahun yg lalu. sekarang, masalah ada didepan matanya. kini posisinya terbalik menjadi aku yang dibutuhkan untuk dimintai pendapat.
aku mengikuti setiap curahan hatinya. ga terasa aku pun menangis mendengarkan curahannya.
benarkah semakin kita dewasa semakin banyak pula yang harus dipikirkan. maka semakin banyak pula cobaan datang. beberapa hari lagi usiaku menginjak 24 tahun. 1 tahun lagi usiaku 25 tahun. usia yg matang menurut sebagian orang. karena pd usia itu hampir 1/4 abad dilalui. setiap orang punya masalah. termasuk aku. mendengar curahan hati saudaraku tadi membuat aku lebih berpikir. dunia ini tdk ada yang sempurna. setiap orang pasti pernah sedih. aku ingat ketika ada seorang wanita usia matang diwawancarai dan profilnya masuk dalam rubrik sosialita di salah satu koran nasional. hidup wanita itu hanya belanja. hal yg amat teramat sangat membuatnya bahagia adalah belanja dan belanja. entah apa yang dibelanjakan karena menurutku pribadi sebagai seorang wanita, lebih baik kita belanjakan barang yg memang benar2 perlu. aku jg sempat berpikir bahwa hidupnya selalu senang. buru2 aku menepis itu semua. pasalnya, jika aku tetap berpikir demikian, yg ada aku tidak pernah mensyukuri apa yang aku dapat. Lupakanlah itu semua. semua orang itu pasti punya ujian. setiap orang pasti punya masalah, setiap orang pasti pernah sedih, setiap orang pasti pernah marah akan keadaannya. Masalahnya, bagaimana kita menyikapi itu semua. jujur, aku pribadi (yg dikit lg 24 thn :P ) belum bisa menyikapi masalah2ku sendiri. ketika aku dijadikan pendengar masalah orang lain, justru semakin membuat aku bersyukur bahwa aku tidak sendiri di dunia ini yang terus2an (merasa) tdk beruntung. satu tahun yg lalu, aku lulus dari bangku kuliah, saat itu bahagianya setengah mati karena aku terbebas dari segala macam ujian entah UTS, UAS, Ujian KKN, sidang, dll.
Unfortunately, i have to change that paradigm. Ujian itu ada dimana2 dan semua ujian yg kita lewati itu pasti ada nilainya yakni menjadikan kita lebih menerima apa yg kita dapati. Yach..ujian itu ga hanya di sekolah…

be slim dongs..!!

“tapi emang sih, lo agak gendutan…!!”
kwak..kwakwaw..huuu, berat badan gw naik. bagaimana ini?? duluuuu, banget waktu zaman ABG, dimana teman2 gw pada heboh sama kenaikan berat badannya, gw malah nyantai aja..ga peduli, seberapa gendut kah gw?? pada saat itu, gw makan makan aja apa yang gw suka. berat badan gw saat itu stabil2 aja. ga berubah jarum timbangannya ke kanan. gw sempet mikir, ribet banget ya mereka dng kenaikan berat badan, walaupun cuma 1 kg aja. kejadian itu berlangsung sampe gw kuliah di bandung. berat badan gw langsung naik hampir 10 kg tinggal di bandung. entah hawa yang dingin yang menyebabkan gw bawaannya pengen maem. or Bandung sebagai surga makanan yang menawarkan berbagai macam kuliner unik. yg jelas, gw seneng banget makan masakan ala tanah parahyangan ini.
suddenly, on 2006, 2 years after that, i have a boy friend. pada saat itu, pikiran gw berubah 180 derajat!!! huh, gw jadi repot sama berat badan gw. olah raga mpe segala macam diet gw lakuin demi menurunkan berat bdan dan mencapai badan ideal. gw seperti temen2 gw dulu, yg repot banget ngurusin berat badan.

as woman, it’s normal if you want to have slim body. tentunya, hal ini ga semudah itu. perlu perjuangan untuk mendapatkannya. pertanyaannnya?? Sebegitupenting kah, tubuh yang langsing itu??? jawabannya, ehm..penting banget, menurut gw. jangan menganggap bahwa statement tadi seakan memerintahkan para wanita untuk menjadi kurus. Ga ada maksud!!!
menurut beberapa penelitan, wanita yang bertubuh langsing itu banyak manfaatnya!!
coba, kita cek manfaatnya ya:
1. Badan jadi enteng, ga cepet capek
2. Kemungkinan untuk mengidap kolesterol sedikit
3. Trus jantung juga. Karena, dia tidak perlu ekstra usaha untuk memompa darah. lain halnya jika bertubh gendut.
4. Baik untuk penampilan. baju2 yg dulu di museumin, kayanya bisa dipake lagi dech.
5. Muat pake celana adik sepupu yang ukurannya 27.
6. Gampang nyari baju
7. Gampang nyari celana
8. Gampang nyari rok
dll
(kalo masih ada lg keuntungan menjadi seorang yang slim, tambahin ya..) banyak kan?? menjadi kurus ga mesti ga makan seharian. cukup dengan mengatur pola makan yang baik dengan gizi yang seimbang ditambah olah raga yang cukup, biar ga gampang sakit.

So, let’s go to slim right now..!!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.